PALU – Takziyah hari kedua almarhumah Ustadzah Erni Yulianti dilaksanakan secara hybrid pada Jumat (27/02/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPP PKS, Cahyadi Takariawan, yang secara khusus menyampaikan tausiyah dan pesan penguatan kepada keluarga serta para kader.
Dalam ceramahnya, ustaz yang akrab disapa Ustaz Cah itu menyampaikan pesan khusus kepada enam orang anak almarhumah agar terus melanjutkan perjuangan dakwah kedua orang tuanya
.
“Mereka (alm. Ustaz Muhammad dan almh. Ustadzah Erni Yulianti) mencerminkan sosok kaderisasi pada diri keduanya. Maka untuk anak-anak, saya mengajak putra-putri agar mewarisi sisi kaderisasi yang amat kuat yang ada pada abi dan umi,” ujar Ustaz Cah.
Kepada seluruh anggota partai, ustad Cah juga mengajak untuk mengambil inspirasi, semangat, dan motivasi dari keteladanan almarhumah. Menurutnya, Ustadzah Erni tetap bergerak dalam dakwah di tengah berbagai keterbatasan dan kesulitan, termasuk dalam menjalani peran sebagai single mother yang harus mendidik anak-anaknya.
Di tengah kondisi yang tidak mudah tersebut, ustad Cah menilai almarhumah bersama almarhum Ustaz Muhammad tetap hadir memberikan teladan bagi para kader PKS.
“Tentu ini tidak mudah bagi siapa pun. Namun tidak ada ketentuan di sisi Allah yang buruk, karena Allah tidak pernah menakdirkan takdir buruk pada hamba-Nya. Semua ketentuan Allah adalah baik, hanya manusialah yang menilainya buruk,” ungkapnya.
Ustaz Cah mengingatkan bahwa meskipun seluruh keluarga besar dan kader sangat berduka, ketetapan Allah adalah yang terbaik. Terbaik bagi almarhumah, keluarganya, dan juga bagi semua yang ditinggalkan.
Pada sepenggal episode hidup ustadzah Erni Yulianti, Pak Cah menyinggung amanah terakhir almarhumah sebagai Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) PKS Sulawesi Tengah. Amanah tersebut, menurutnya, menjadi bukti ketekunan dan kecintaan almarhumah terhadap tarbiyah dan pembinaan kader.
Di akhir tausiyahnya, Pak Cah kembali menegaskan bahwa pasangan suami istri yang telah berpulang ini menjadi contoh keteguhan dalam dakwah.
“Mereka memegang apa yang mereka ikrarkan dan istiqamah di jalan dakwah. Betapa kita iri, sebab nasib kita belum pasti. Namun kewajiban kita adalah terus berusaha agar istiqamah hingga mendapatkan akhir hayat yang indah dan tidak bergeser dari nilai-nilai dakwah,” tutupnya


