PALU — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memperkuat kapasitas kader dan struktur partai dalam membaca dinamika politik melalui pelatihan survei politik yang digelar secara daring pada 29–30 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut diikuti peserta dari wilayah khusus dan berlangsung selama dua hari, mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WIB. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap survei politik sebagai salah satu instrumen dalam membaca aspirasi dan kecenderungan masyarakat.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Sulawesi Tengah, Rustam Abidin, menyampaikan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Rustam, mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan secara disiplin, tepat waktu, serta tidak meninggalkan sesi pelatihan dari awal hingga akhir.
“Peserta dimohon hadir tepat waktu, mengikuti semua sesi dari awal sampai akhir, dan mengikuti pelatihan secara bersama-sama di satu tempat di wilayah masing-masing,” ujar Rustam.
Menurut dia, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan struktur dalam memahami data dan informasi politik secara lebih terukur.
Pelatihan survei politik ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 29–30 Agustus 2026, dengan materi dan agenda kegiatan yang telah disusun dalam rundown pelatihan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kerja-kerja pemenangan pemilu dan pilkada di masing-masing wilayah,”tandasnya.(hnf)


