Donggala — Sebagai bidang yang fokus dalam pemberdayaan, Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) PKS Donggala memilih memaknai Hari Ibu dengan melakukan Kunjungan Sosial pada selasa (23/12/2025).
Ketua BIPEKA, Nurhikmawati didampingi Bendahara DPD PKS Donggala Nikmariati menyampaikan apresiasi dan kepedulian kepada Rabil dan keluarga. Rabil merupakan anak disabilitas yang lahir tanpa tangan kiri serta kedua kaki yang tumbuh kurang sempurna.
“Rabil dibesarkan oleh neneknya, Ibu Herlina, yang sejak kecil mengasuh cucunya sekaligus merawat menantunya yang telah enam tahun terbaring sakit akibat stroke. Sementara ibu Rabil bekerja di sebuah usaha laundry dekat rumah sehingga jarang berada di rumah.” kata Nurhikmahwati.
Selain itu menurut Nurhikmawati meskipun tunadaksa, Rabil tetap menjalankan aktivitas sebagai siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Rabil sendiri bermukim di KM 4 Kelurahan Ganti, tidak jauh dari Kantor DPD PKS Donggala.
“Keluarga ini dikenal luas oleh masyarakat sekitar sebagai keluarga yang ramah, baik hati, dan terbuka. Rumah mereka kerap dijadikan tempat hajatan keluarga besar, mulai dari saudara dekat hingga kerabat jauh.” ungkap Nurhikmawati
Menurutnya, Ibu Herlina sendiri sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan jalan yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah Donggala. Sementara suami Ibu Herlina, Baco Tani, merupakan mantan Ketua RT setempat yang kini menjalani usaha bengkel kecil dan berkebun di sekitar rumah.
“Alhamdulillah kedatangan kami disambut baik oleh Rabil dan keluarga. Suasananya hangat, akrab.” kata Nurhikmawati lagi.
Sebagai kenang-kenangan, BIPEKA Donggala menyerahkan paket mukena, sajadah, dan Al-Qur’an kepada Ibu Herlina, serta tas dan perlengkapan sekolah untuk Rabil.
“Selain itu kami juga ada agenda senam Nusantara bersama para kader dan simpatisan ibu-ibu PKS dari Kelurahan Ganti.” ujar Nurhikmawati.
Ia menjelaskan kegiatan senam tersebut dilaksanakan di Lapangan Voli Petobo, Kelurahan Ganti, dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan makan bubur kacang hijau bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan.
Melalui rangkaian agenda ini, BIPEKA PKS Donggala berharap agenda-agenda sosial serupa dapat terus berlanjut, baik dalam bentuk kunjungan kemanusiaan maupun kegiatan pemberdayaan lainnya.
“Menurut kami, salah satu cara terbaik untuk memahami kehidupan dan perjuangan masyarakat adalah dengan hadir langsung, mendengar, dan melihat kondisi mereka secara nyata”tutup Nurhikmawati.


