PALU – Secara nasional, Partai Keadilan Sejahtera Kembali menetapkan kegiatan dalam rangka menyemarakkan Ramadhan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Partai Orens ini tidak ingin melewatkan Ramadhan berlalu begitu saja, tanpa meninggalkan makna dan kesan.
Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin SST, mengatakan untuk persiapan teknis semarak Ramadhan 1447 H, di semua tingkatan struktur telah dibentuk Panitia Kegiatan Ramadhan. Termasuk di Tingkat DPW, juga dibentuk kepanitian.
“Dalam kepanitiaan semua unsur terlibat. Kaderisasi, Perempuan, Komunikasi, Ekonomi kreatif, Pemuda dan mahasiswa, apalagi bidang Dakwah yang merupakan leading sectornya,”kata Wahyu, sapaan akrabnya.
Secara garis besar, dalam menyambut Ramadhan 1447 H kali ini, PKS kata Wahyu, memfokuskan kegiatannya dalam tiga agenda besar, yakni Ibadah, Dakwah, dan Sosial. Nantinya segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan, akan merujuk pada tiga agenda besar tersebut.
“Yang juga menjadi focus adalah menjadikan Ramadhan ini, sebagai momen merekatkan keluarga. Seluruh anggota PKS, ditekankan untuk banyak melakukan ibadah Bersama keluarga. Sahur, berbuka, tilawah dan rangkaian-rangkaian Ramadhan lainnya. Ayah harus menggandeng anaknya untuk tarawih di masjid dan semaksimal mungkin membangun hubungan yang intim dengan anggota keluarga,”tegasnya.
Panitia Ramadhan yang dibentuk oleh DPW PKS Sulteng, dipimpin Ustadz Asgar Korona Lc, yang juga Ketua Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama yang focus dalam kegiatan dakwah.
“Dalam kegiatan Ramadhan, kita membaginya dengan pra, saat Ramadhan dan pasca Ramadhan. Untuk pra Ramadhan, sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan. Di antaranya sosialisasi, baik internal maupun eksternal, membuat flyer dan postingan, imsakiyah dan pada Jumat 13 Februari, dilaksanakan Kegiatan Penyambutan (Tarhib) Ramadhan dengan agenda Tunggal, tausiah oleh Ketua MPW PKS Sulteng, Ustadz Iswan Kurnia Hasan, Lc, MA,”sebutnya.
Sebagai bulan ibadah dan bulan Al-Qur’an, maka diinstruksikan ke seluruh Anggota, untuk menambah volume tilawah Al-Qur’an. Target minimal harian, membaca 3 juz atau minimal selama Ramadhan, bisa khatam tilawah tiga kali.
“Semua kegiatan itu aka nada pengawasannya melalui kelompok UPA-nya masing-masing. Demikian pula kegiatan Bersama keluarga, Monevnya dilakukan oleh Pembina UPA-nya masing-masing,”tegasnya.
Saat Ramadhan, juga direncanakan untuk melaksanakan Buka Puasa Bersama dengan anggota, pengurus partai, masyarakat umum, dan kaum dhuafa. Dalam arahan Presiden PKS saat tarhib DPP PKS, diinstruksikan nantinya akan ada kegiatan ifthor on the road, yakni pemberian takjil kepada pengguna jalan. Lokasi kegiatannya, di depan kantor masing-masing.
“Juga kepada DPD yang posisinya berada di jalur mudik, untuk membuat Posko Mudik dengan segala pelayanan sesuai batas kemampuan maksimalnya,”katanya lagi.
Di setiap DPD PKS, juga diinstruksikan untuk menggelar I’tikaf saat 10 akhir Ramadhan. Pesertanya, juga diharapkan lengkap seluruh anggota keluarga pengurus dan anggota PKS lainnya.
“Juga melibatkan Masyarakat umum dan kegiatannya difasilitasi oleh DPD masing-masing,”tandasnya. (hnf)


