Palu – Sebagai persiapan jelang pemilu 2024, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menyelenggarakan Konsolidasi Manajer Saksi se-Sulawesi Tengah secara online pada sabtu (02/09/2023)
Menurut Ketua DPW PKS Sulteng, Muh Wahyuddin salah satu dari 8 Progam Nasional DPP PKS adalah Mengawal Suara Rakyat. Sehingga 1 suara rakyat ketika memilih PKS harus dikawal dan dijaga dengan baik karena itu adalah amanah.
“Itulah posisi penting dan strategisnya saksi PKS di Pemilu 2024 nanti. Maka kita hadirkan ikhtiar secara maksimal untuk merekrut saksi-saksi yang militan dan profesional. Hanya dengan begitu kita tidak berlaku khianat terhadap suara rakyat yang telah memilih PKS di Pemilu,” ungkap Wahyuddin.
Nantinya, kata Wahyuddin, berdasarkan data yang dihimpun tim BP3 DPW PKS Sulteng, minimal saksi yang harus PKS penuhi sejumlah 9.650 orang. Sesuai dengan jumlah 9.462 TPS di Sulteng, yang tersebar di 175 kecamatan dan 13 Kota Kabupaten.
Sementara itu Manajer Saksi PKS Sulteng, Sudirman Anas mengatakan bahwa PKS siap berjuang mengawal suara rakyat. Sebab Saksi-saksi PKS teruji sangat jeli dan cermat, serta menjunjung tinggi nilai integritas.
“Mereka siap dan sigap mengawal keberlangsungan pemilu berjalan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).” Katanya
Selain itu, menurut pria yang akrab dipanggil Maman ini, Saksi PKS memiliki tugas yang krusial, yakni menjamin agar pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara berlangsung jujur dan adil, menjaga suara PKS tidak hilang atau dimanipulasi. Lalu mengawalnya hingga tuntas di berbagai tingkatan Penyelenggara Pemilu bahkan hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Validitas perolehan suara PKS kelak ada pada tanggung jawab mereka. Karena itu kegiatan konsolidasi ini sebagai bagian PKS telah dan terus mempersiapkan kemenangan pada 2024 nanti.” tutup Maman.


