PALU — Kegiatan refleksi milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sulawesi Tengah menghadirkan anggota Majelis Syuro PKS, Aus Hidayat Nur, sebagai pembicara utama. Di hadapan anggota pelopor PKS Sulteng yang hadir pada Kamis (23/04/2026), ia menegaskan pentingnya memahami sejarah sebagai fondasi dalam melanjutkan perjuangan dakwah politik.
Pria yang akrab disapa Kang Aus itu menyampaikan bahwa sebagai sebuah organisasi, PKS harus terus berkiprah dan berkembang di tengah dinamika zaman. Ia menekankan dua hal utama, salah satunya adalah urgensi mempelajari sejarah.
“Belajar sejarah itu penting, karena itulah akar dari jati diri kita. Dengan memahami sejarah, kita bisa merefleksikan masa lalu untuk memperkuat langkah ke depan,” ujarnya.
Selain itu, Kang Aus juga mengingatkan prinsip dasar dalam dakwah yang diwariskan para pendiri. Ia mengutip pesan Hilmi Aminuddin bahwa kader PKS harus menjadi subjek perubahan di tengah masyarakat.
“Kita berdakwah untuk memprogram masyarakat, bukan justru diprogram oleh keadaan. Kita yang menata, bukan ditata,” tegas anggota DPR RI ini.
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, ia menilai partai politik memiliki peran strategis sebagai sarana utama dalam proses pengelolaan negara, termasuk dalam menyiapkan pemimpin masa depan. Oleh karena itu, kader PKS yang berada di ruang publik diharapkan mampu tampil sebagai negarawan.
Ia juga menyinggung capaian bersejarah PKS saat Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher, berhasil menjadi gubernur pada tahun 2008 sebagai kepala daerah pertama dari PKS.
“Ini menjadi tonggak penting bahwa kader PKS mampu memimpin dan berkontribusi nyata dalam pemerintahan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI ini menekankan pentingnya memperkuat upaya-upaya pembinaan kader secara berkelanjutan. Hal ini dinilai krusial agar pertumbuhan kader semakin signifikan, sekaligus mampu meredam berbagai potensi tantangan internal, seperti ketidakpuasan maupun ambisi pribadi.
“Pembinaan harus terus kita kembangkan, agar soliditas tetap terjaga dan PKS semakin kuat dalam menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.


