Palu — Masih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu, Selasa (28/10/2025).
Ketua DPW PKS Sulteng, Muh. Wahyuddin, mengatakan kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para tokoh pendidikan yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi muda di Sulawesi Tengah.
“Kami melihat Pak Basit sebagai tokoh yang punya andil besar dalam dunia pendidikan. Olehnya, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan yang tinggi dalam dunia pendidikan, kami silaturahmi ke Al-Azhar Mandiri,” ujar Wahyuddin di ruang Direktur Al-Azhar Mandiri.

Kedatangan rombongan PKS disambut hangat oleh H. Abdul Basit Arsyad, Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu. Dalam pertemuan tersebut, Basit menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian PKS terhadap dunia pendidikan serta mengenang keterlibatannya di awal berdirinya partai tersebut di Sulawesi Tengah.
“Saya senang ada PKS yang bisa mewarnai politik di Indonesia di tengah pengaruh sekuler, termasuk islamofobia di negeri ini. Terima kasih banyak atas silaturahminya, kami merasa mendapat kehormatan luar biasa,” tutur Basit.
Basit juga bercerita bahwa saat masih bernama Partai Keadilan (PK), dirinya termasuk empat orang pertama yang dihubungi Dr. Salim Segaf Al Jufri untuk membentuk PK di Sulawesi Tengah, bersama Ustaz Marwan, Ustaz Muhammad, dan seorang kader asal Jawa. Namun, karena saat itu ia mendapat kesempatan kerja di Suriah, ia akhirnya tidak aktif melanjutkan.
Ia menambahkan, dunia pendidikan Islam di Sulawesi Tengah kini telah berkembang pesat dibandingkan dua hingga tiga dekade lalu.
“Alhamdulillah, dibanding 20–30 tahun lalu, sekolah Islam hari ini semakin banyak, sudah maju, dan bisa bersaing di Sulawesi Tengah ini.”ungkapnya
Mengakhiri agenda silahturahmi, secara khusus Basit memberikan pesan untuk PKS di tengah tantangan politik hari ini yang luar bias.
“Pesan saya untuk PKS, kalaupun berpolitik, berfastabiqul khairaat saja. Tantangan politik saat ini luar biasa, tapi tetaplah berjuang dengan niat kebaikan,” pesannya.

Sebelum berpamitan, Ketua DPW PKS dan Direktur Al-Azhar Mandiri saling bertukar buku sebagai simbol persahabatan dan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan nilai-nilai Islam di masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wahyuddin didampingi sejumlah pengurus DPW dan DPD PKS, di antaranya Aleg DPRD Provinsi sekaligus Bendahara DPW Sri Atun, Wakil Bendahara Fitriyani N. Toleng, Sekretaris MPW Ahmad Aco, Ketua Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama Asgar Korona, Sekretaris Bidang Kaderisasi Kaharudin Asahoya, Ketua DPD PKS Kota Palu Muzakirah M. Tahir, Ketua DED Palu Abdul Gofur, serta beberapa pengurus lainnya.


