Palu — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah, Muh. Wahyudin, memberikan tanggapan atas terpilihnya nahkoda baru PKS, Ketua Mejalis Syuro dan Presiden PKS.
“Ini adalah sebuah proses peralihan kepemimpinan politik tanpa hingar bingar. Sunyi senyap dalam nuansa syura yang penuh berkah, berbalut sikap tawadhu dan persaudaraan. Tak ada kampanye, apalagi jual beli suara para anggota Majelis Syuro. Inilah wajah demokrasi bermartabat yang kami banggakan dalam tubuh PKS,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme atas kepemimpinan baru yang dinilai mampu membawa semangat baru tanpa meninggalkan akar perjuangan partai.
PKS resmi menetapkan Dr. Mohamad Sohibul Iman sebagai Ketua Majelis Syuro dan H. Muzammil Yusuf sebagai Presiden PKS untuk masa kepemimpinan periode 2025–2030. Penetapan ini dilakukan dalam Sidang Majelis Syuro yang berlangsung secara tertutup, khidmat, dan sarat nilai-nilai musyawarah pada Rabu (04/04/2025).
Proses pemilihan berlangsung dalam suasana yang tenang dan damai, mencerminkan tradisi politik yang matang dan berakar pada nilai-nilai Islam. Tidak ada kampanye terbuka, tak ada perebutan dukungan apalagi praktik transaksional politik. Semua berjalan dalam kerangka syura — musyawarah — yang penuh berkah, dengan semangat persaudaraan dan kerendahan hati.
Dengan terpilihnya Mohamad Sohibul Iman dan Muzammil Yusuf, PKS meneguhkan kembali posisinya sebagai partai dakwah yang kokoh melayani dan konsisten mengabdi kepada umat dan bangsa.


