JAKARTA – Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah, Ahmad Aco, dipercaya menjadi pembicara pertama dalam Forum Konsultasi Nasional (Fornas) antara Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) dan Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS se-Indonesia yang digelar pada Senin (27/7/2026).
Forum yang dihadiri para ustaz dan ustazah senior PKS dari seluruh Indonesia tersebut, menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperkuat fungsi strategis MPW dalam menjalankan tugas pertimbangan, pengawasan, dan pembinaan organisasi di tingkat wilayah.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Aco memaparkan praktik pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta sistem pelaporan MPW PKS Sulawesi Tengah. Presentasi tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu menjadi contoh bagi MPW dari berbagai provinsi lainnya.
“Alhamdulillah, pelaksanaan tupoksi dan sistem pelaporan MPW PKS Sulawesi Tengah menjadi role model bagi MPW yang lain,” ujar Ahmad Aco.
Ia menjelaskan, dari seluruh MPW di Indonesia, hanya delapan wilayah yang dipilih untuk mempresentasikan praktik terbaik di forum nasional tersebut. Dari jumlah itu, hanya dua berasal dari kategori wilayah khusus, yakni Sulawesi Tengah dan Papua.
“Dari delapan wilayah itu, dua dari wilayah khusus dan sisanya dari wilayah mandiri,” kata Ahmad Aco.
Lebih lanjut, Ahmad Aco menyampaikan bahwa MPW PKS Sulawesi Tengah mendapat kehormatan tampil sebagai pemapar pertama di antara delapan wilayah yang ditunjuk sebagai presentator.
Forum Konsultasi Nasional MPP-MPW PKS merupakan agenda strategis yang mempertemukan pimpinan Majelis Pertimbangan Wilayah dari seluruh Indonesia untuk menyelaraskan arah kebijakan organisasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi pertimbangan di daerah.
Selain menjadi wadah sinkronisasi kebijakan antara Majelis Pertimbangan Pusat dan MPW, forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik (best practices), evaluasi pelaksanaan regulasi internal partai, serta penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi dan dinamika politik nasional.
Kepercayaan yang diberikan kepada MPW PKS Sulawesi Tengah sebagai salah satu dari dua wilayah khusus yang menjadi pemateri sekaligus tampil sebagai presentasi pertama menjadi pengakuan atas kinerja organisasi di tingkat wilayah. Diharapkan, pengalaman dan inovasi yang dipaparkan dapat menjadi referensi bagi MPW lainnya dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di seluruh Indonesia.(iyan)


