Morowali Utara – Anggota DPRD Morowali Utara dari Fraksi PKS, Mastam Mustamin, menggelar rapat bersama unsur Tripika, OPD terkait, serta pihak perusahaan PT Bumanik, PT Enerstyl, dan PT SPM pasca banjir bandang yang melanda Desa Molino, Kecamatan Petasia Timur, pada Kamis (21/08/2025).
Mastam, yang juga menjabat Ketua DPD PKS Morowali Utara, menegaskan agar pihak perusahaan segera bertanggung jawab terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat banjir.
Ia meminta agar dilakukan inventarisasi menyeluruh, mulai dari kerusakan rumah warga, perabot rumah tangga, barang elektronik, hingga kendaraan yang ikut terseret arus banjir.
“Saya menyampaikan kepada pihak perusahaan untuk melakukan inventarisir secara detail dan memastikan adanya ganti rugi bagi masyarakat yang terdampak,” tegas Mastam.
Lebih jauh, ia juga menekankan agar perusahaan tidak hanya fokus pada kerugian material, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, terhentinya aktivitas ekonomi serta trauma psikologis yang dialami warga harus menjadi perhatian serius.
“Saya berharap perusahaan juga memperhatikan aspek pemulihan ekonomi masyarakat dan kesehatan warga, termasuk penanganan trauma akibat kejadian ini,” ujarnya.
Mastam menegaskan bahwa penyelesaian tanggung jawab perusahaan tidak boleh berlarut-larut. “Harus ada batas waktu yang jelas agar semua kewajiban terhadap masyarakat bisa segera diselesaikan,” pungkasnya.


