Palu – Sebagai bentuk tindak lanjut instruksi DPP PKS, Ketua Fraksi PKS Kota Palu Rusman Ramli berbagi paket Ramadhan bersama Ketua, Sekretaria dan Bendahara (KSB) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Palu Timur dan Mantikulore. Kegiatan ini menjadi bagian dari syiar dan komitmen pelayanan kepada masyarakat dengan mengusung semangat “Momentum Kemanusiaan, Berbagi, Menguatkan dan Memulihkan.”
Rusman Ramli menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmennya sebagai anggota legislatif sekaligus bentuk kesanggupan menjalankan instruksi partai dalam menyukseskan agenda sosial Ramadhan.
“Ini bagian dari komitmen kami sebagai aleg, sekaligus menindaklanjuti instruksi partai untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan sosial Ramadhan. Beberapa agenda telah kami siapkan bersama DPC Palu Timur dan Mantikulore,” ujarnya.
Rusman menjelaskan bahwa terdapat empat anggota legislatif yang dibagi berdasarkan segmentasi wilayah, dan dirinya mendapat amanah untuk berbagi bersama KSB DPC PKS Palu Timur dan Mantikulore.
Ia berharap kegiatan berbagi di bulan suci ini menjadi pemantik kepedulian sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut Ramadhan.
“Semoga ini menjadi pemantik kepedulian di bulan suci Ramadhan. Sebagaimana tagline PKS, bulan kemanusiaan, berbagi, menguatkan dan memulihkan. Seharusnya sejak awal Ramadhan kita menyambutnya dengan sukacita sebagai bagian dari kebahagiaan kita,” ungkapnya.
Selain berbagi, ajang ini juga menjadi forum konsolidasi dengan struktur DPC. Rusman menekankan tiga modal utama perjuangan PKS, yakni kader yang militan, struktur partai yang kokoh dari pusat hingga daerah, serta kerja kolektif dalam semangat supertim.
“Kita tidak mengenal istilah superman, tetapi supertim. Inilah yang terus kita konsolidasikan. Forum koordinasi dan konsolidasi harus rutin dilakukan agar seluruh potensi dan sumber daya dapat bergerak bersama,” jelasnya.
Menurutnya sebagaimana partai politik pada umumnya bahwa harapan terhadap pertambahan suara dan kursi, maka seluruh kader memiliki peran strategis dalam proses rekrutmen politik dan pembuktian bahwa PKS layak untuk dipilih serta memenangkan pemilu. Ia menegaskan pentingnya kegiatan yang tidak hanya ramai di internal, tetapi juga berdampak luas di tengah masyarakat.
“Jangan sampai kegiatan hanya ramai di internal, namun tidak terasa di luar. Ini harus menjadi bahan evaluasi agar kita mengetahui perkembangan PKS di Palu Timur dan Mantikulore, termasuk pemetaan wilayah dan potensi dukungan. Dari sanalah kita menjemput takdir kemenangan pada pemilu berikutnya,” tegasnya.
Ia menutup dengan optimisme bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan dan sumber daya partai dalam rangka meraih kemenangan pada pemilu mendatang.
“Alhamdulillah, kita manfaatkan bulan Ramadhan untuk mengonsolidasikan seluruh sumber daya yang kita miliki demi kemenangan PKS pada pemilu berikutnya,” pungkasnya.


