Buol – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Buol menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada (27/12/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) Nurdin Hanafi bersama sejumlah rombongan PKS Sulteng.
Dalam arahannya, Nurdin Hanafi menilai bahwa silaturahmi menjadi elemen penting dalam menguatkan gerakan partai. Sebagai refleksi, Nurdin membagi kisahnya saat menakhodai PKS Donggala.
“Dulu saya sebagai ketua DPD donggala sigi 31 kecamatan, saya kunjungi semua satu per satu. Ini untuk melihat potensi masing masing anggota PKS di kecamatan,” katanya.
Selain itu, ia menyampaikan optimisme terhadap kemenangan PKS ke depan. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut akan diukir baik di ranah legislatif maupun kepala daerah, dengan pengalaman sebagai modal penting yang dianugerahkan Allah SWT.
“Waktu dan pengalaman adalah karunia dari Allah untuk mengokohkan kemenangan kita. Karena itu dibutuhkan kader-kader yang militan, kerja kolektif, serta struktur yang kokoh sebagaimana digambarkan dalam QS. As-Shaff,” ujarnya.
Nurdin juga mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan jalan ibadah untuk menegakkan keadilan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, M. Taufik L. Akas menekankan tiga pilar utama perjuangan PKS di Kabupaten Buol, yaitu kader yang kuat meskipun sedikit, kekompakan yang solid, serta pelayanan publik yang maksimal.
Menurutnya, kualitas kader dan soliditas jamaah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan dakwah dan perjuangan politik PKS.
Kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana di rumah Ketua MPD PKS Buol, Ust. Najamuddin Baropo menjadi momentum konsolidasi dan penguatan struktur partai dalam rangka menatap agenda politik ke depan, khususnya kemenangan di tingkat legislatif dan kepala daerah.
RAKERDA PKS Buol ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah strategis yang realistis, memperkuat soliditas struktur, serta meningkatkan kesiapan kader dalam melayani masyarakat dan memenangkan agenda-agenda politik PKS di masa mendatang.


