Palu – Dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Sulawesi Tengah, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulteng periode 2020–2025, Mahmud Yunus, resmi melakukan serah terima jabatan dan menyerahkan berkas laporan pertanggungjawaban kepada Ketua MPW PKS Sulteng periode 2025–2030 pada Ahad (24/08/2025).
Mahmud Yunus menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di PKS adalah bagian dari tradisi organisasi yang sehat. Selain pewarisan kerja dan administrasi, estafet kepemimpinan juga diharapkan membawa semangat serta inovasi baru bagi keberlanjutan perjuangan PKS di Sulawesi Tengah.
“Setiap tradisi kepemimpinan kita memiliki budaya menjaga semua kebaikan yang pernah dilakukan sebelumnya, sekaligus melakukan inovasi terhadap sesuatu yang baru yang akan terjadi setelahnya,” ungkap Mahmud.
Ia menambahkan, ada warisan kepemimpinan yang harus terus dijaga, namun juga perlu ada terobosan baru yang sesuai dengan tuntutan zaman.
“Sehingga anggota PKS bukan sekadar menjalankan agama. Tugas PKS menjaga hal-hal baik yang telah ada, dan tugas pemimpin baru adalah mengambil sesuatu yang bermanfaat untuk memberikan maslahat di periode berikutnya,” tegasnya.


