PALU — Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menggelar rapat internal untuk mematangkan persiapan kunjungan atau jaulah Bipeka DPP PKS ke Sulawesi Tengah. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., MH, yang akrab disapa Bunda Wiwik.
Rapat yang merupakan pertemuan ketiga Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah itu berlangsung pada Selasa (25/8/2026) di ruang rapat DPTW PKS Sulawesi Tengah. Kegiatan dimulakan pukul 09.00 WITA, kemudian dihentikan sementara untuk pelaksanaan salat Zuhur dan dilanjutkan kembali setelah salat hingga seluruh agenda pembahasan yang belum tuntas dapat diselesaikan.
Rapat dipandu oleh Sekretaris Bidang Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah, Eunike Wahyuningsih, dan dihadiri secara lengkap oleh seluruh anggota bidang. Kehadiran seluruh anggota menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan kegiatan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan menyeluruh.
“Agenda utama rapat membahas persiapan jaulah Bidang Perempuan dan Keluarga DPP PKS yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (28/8/2026) hingga Ahad (30/8/2026),”sebut Bunda Wiwik.
Dalam agenda tersebut, Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah akan menerima kunjungan jajaran Bipeka DPP PKS, yakni Wakil Ketua Bipeka DPP PKS Ir. Hj. Tuti Elfita, M.Si. dan Sekretaris Bipeka DPP PKS Dr. (c) Iis Istiqamah, M.Si.
“Melalui rapat tersebut, Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah mematangkan berbagai kebutuhan dan kesiapan teknis agar rangkaian jaulah dapat berjalan dengan baik,”katanya lagi.
Selain menjadi momentum koordinasi antara struktur Bipeka di tingkat pusat dan wilayah, kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga.
Bunda Wiwik bersama jajaran Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah memastikan seluruh persiapan dilakukan secara bersama-sama sehingga pelaksanaan jaulah DPP PKS di Sulawesi Tengah dapat berlangsung efektif dan memberikan manfaat bagi penguatan peran perempuan serta ketahanan keluarga.(hnf)


