PALU — Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menggelar monitoring dan evaluasi (monev) bersama Bipeka Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sulawesi Tengah tersebut diikuti pengurus Bipeka DPW PKS Sulteng serta utusan Bipeka dari DPD PKS se-Sulawesi Tengah.
Monev dipandu Sekretaris Bipeka DPW PKS Sulawesi Tengah, Eunike Wahyuningsih, S.Pd. Dalam forum tersebut, jajaran Bipeka DPW memaparkan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan, program yang tengah berjalan, hingga agenda yang akan dilaksanakan ke depan.
Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Bipeka di tingkat wilayah dan daerah, sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan, tantangan, serta langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bipeka DPP PKS Ir. Hj. Tuti Elfita, M.Si. dan Sekretaris Bipeka DPP PKS Dr. (c) Iis Istiqamah, M.Si.
Dalam monev tersebut, pembahasan juga menyinggung Program Unggulan (Progul) yang dicanangkan PKS dalam program nasional. Bipeka menjadi salah satu bidang yang memiliki cakupan kerja sangat luas karena terlibat dalam seluruh delapan Progul PKS.
“Kondisi tersebut menunjukkan posisi strategis Bipeka dalam mendukung agenda organisasi, khususnya program yang berkaitan dengan perempuan, keluarga, ketahanan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran keluarga sebagai salah satu fondasi kehidupan bermasyarakat,”kata Bunda Wiwik, sapaan akrab Kabid Bipeka DPW PKS Sulteng.
Dengan cakupan program yang bersinggungan dengan seluruh Progul PKS, Bipeka dituntut tidak hanya mampu menjalankan program secara administratif, tetapi juga memastikan implementasinya dapat dirasakan masyarakat.
Melalui monitoring dan evaluasi bersama Bipeka DPP PKS ini, diharapkan seluruh jajaran Bipeka di Sulawesi Tengah semakin solid dalam menjalankan program, melakukan evaluasi berbasis capaian, serta menyusun langkah tindak lanjut yang lebih terukur.
Forum tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi antara Bipeka DPP, DPW, dan DPD PKS se-Sulawesi Tengah untuk memastikan program perempuan dan keluarga berjalan selaras dengan arah kebijakan nasional PKS, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat daerah.(hnf)


