SIGI – Masih bagian dari memaknai Hari Santri, Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin Bersama beberapa pengurus DPW, MPW PKS Sulteng dan Pengurus DPD PKS Kabupaten Sigi, sowan ke kediaman Pimpinan Pondok Istiqomah Ngatabaru, KH Arif Siraj LC MA, Senin (27/10/ 2025).
Silaturahhim ke Pimpinan Pondok Pesantren Istiqomah, menurut Wahyuddin, dilaksanakan oleh PKS, dalam rangka lebih memaknai peringatan Hari Santri, sehingga tidak terkesan hanya sebagai seremonial belaka.
“Bukan hanya di Sulawesi Tengah, tetapi silaturrahim ke pengasuh Ponpes ini merupakan program nasional dan dilaksanakan seluruh DPW se-Indonesia,”katanya.

Di hadapan KH Arif Siraj, rombongan PKS lebih banyak mendengarkan wejangan dari Sang Kyiai. Bahkan secara khusus, KH Arif Siraj diminta kesediaannya, untuk memimpin doa agar pengurus PKS diberikan Kesehatan.
KH Arif Siraj mengaku bahagia didatangi pengurus PKS. KH Arif Siraj, juga menitip harapan, agar PKS Istiqomah dalam memperjuangkan segala kepentingan masyarakat. Secara khusus, Sang Kyiai berharap agar PKS, menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan masalah Pendidikan.
“Kita masih merasakan adanya perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan swasta. Semoga PKS, bisa memperjuangkan, agar kedepan tidak ada lagi perbedaan itu. Sebab baik sekolah negeri maupun swasta termasuk Pesantren, sama-sama memiliki tujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa,”katanya.
Ikut menerima kedatangan rombongan PKS, Direktur Tarbiyatul Muallimin Al-Istiqomah, DR KH Saad, MPd, serta beberapa asatidz, di antaranya, Teguh Mubarak S.Fil, M.Pd, Amran Azali, S.PdI, M.Pd dan Moh Wahyudi Pratama, M.Pd.
Sementara pengurus PKS yang sowan, selain Ustadz Wahyuddin, juga Sekretaris Dewan Syariah Wilayah, Ustadz Citrawan LC, M.Pd, Sekretaris MPW, Ahmad Aco, Ketua Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama, Asgar Korona, LC, MA, Ketua DPD Sigi, Asri, Sekbid Kaderisasi Kaharuddin Asahoya, S.Ikom, serta beberapa pengurus lainnya.
Sebelum pamit pulang, Ketua DPW PKS, menyerahkan buku karya Mantan Ketua Majelis Syura PKS, Habib Dr Salim Aldjufri serta beberapa kumpulan esai. (hnf)


