Palu – Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muh. Wahyuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian 100 hari kerja pasangan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido. Wahyuddin menyatakan bahwa hasil kerja keduanya dalam waktu singkat ini sudah menunjukkan arah perubahan yang signifikan dan nyata di mata publik.
“Secara kasat mata, kita semua bisa menyaksikan bahwa kerja-kerja luar biasa telah dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur. Meski menghadapi tantangan serius seperti pemangkasan anggaran, mereka tetap menunjukkan kinerja yang tak kenal lelah untuk merealisasikan janji politik saat kampanye,” ujar Wahyuddin.
Ia menambahkan bahwa kunci dari keberhasilan awal pemerintahan Berani (Anwar-Reny) adalah kemampuan membangun kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. “Ini penting agar seluruh program bisa berjalan seiring dan sejalan dalam membangun daerah,” lanjutnya.
Di tengah kesibukan agenda pemerintahan, Gubernur Anwar Hafid juga tetap konsisten menjalankan pendekatan humanis dengan masyarakat. Wahyuddin menyoroti kebiasaan Gubernur menerima silaturahim warga ba’da Subuh di Masjid ESDM sebagai bukti kepemimpinan yang inklusif dan terbuka.
“Pak Gubernur tidak hanya fokus pada program pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial. Beliau terbuka menerima masukan dari berbagai pihak, mulai dari tokoh adat, pemuka agama, ormas, hingga rekan-rekan media. Ini bukti bahwa pemerintahan saat ini mengedepankan dialog dan keterbukaan,” kata Wahyuddin.
Di akhir pernyataannya, Wahyuddin menyampaikan harapannya agar visi besar “Sulteng Nambaso” (Sulawesi Tengah Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing) dapat terwujud nyata.
“Insyaa Allah, dengan semangat kerja kolektif dan niat tulus membangun daerah, Sulteng Nambaso bukan hanya jargon, tapi akan menjadi kenyataan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.


